Pada pembahasan yang lalu saya sudah menuliskan 5 resep sukses berbisnis MLM, sekarang akan ditambahkan resep berikutnya,silahkan menyimak penjelasan di bawah ini.
6.Membantu konsumen
Kalimat membantu konsumen harus benar-benar dipahami sebagai bentuk pelayanan yang optimal kepada konsumen. Seringkali jika kita berjalan-jalan ke pusat perbelanjaan kita menyaksikan para pramuniaga yang semestinya melayani konsumen tampak sibuk bergosip antar sesama pramuniaga, sementara konsumen dibiarkan memilih barang sendiri dengan penuh kebingungan. Sebuah pemandangan menyedihkan bukan ?
Berikan pelayanan terbaik dengan memilihkan produk yang sesuai dengan kebutuhan maupun harganya. Kita perlu menahan diri untuk tidak langsung mengajak konsumen bergabung jadi member, pertama biarkan mereka asyik memilih produk-produknya. Baru setelah selesai pilih-pilih, tawarkan kemudahan dan keuntungan jika bergabung jadi member.
Lakukan kunjungan ke rumah-rumah member dalam rangka untuk mengenal lebih jauh member kita. Jangan hanya ketika ingin menawarkan produk, baru kita datangi rumahnya, hal itu akan menimbulkan kesan yang kurang baik, bersilaturrahmi itu bisa dengan berbagai tujuan bukan semata untuk menjual sesuatu saja. Bila kita melakukan itu maka akan menimbulkan kesan bahwa kita memberi perhatyian dan pelayanan yang istimewa kepada pelanggan.
7.Kenalan baru
Sebenarnya orang – orang yang baru kita kenal lebih berpeluang untuk membeli produk atau bergabung menjadi member. Mengapa ? Mereka umumnya santun dan tidak enak menolak kalau sekedar ditawari untuk melihat katalog. Kalaupun ditolak tidak menjadi masalah, sebab besoknya toh kemungkinan kemungkinan sudah tidak bertemu lagi. Namun jika diterima, kita mendapat sahabat baru dalam berbisnis, tidak ada ruginya toh ?
Perbanyaklah berkenalan dengan orang lain dimanapun kita berada, salah satu caranya adalah dengan memberikan kartu nama pribadi, sekilas deskripsi bisnis yang sedang kita geluti jangan lupa harus dituliskan di atas kartu nama itu, misalnya “ kartu ini bisa meringankan 90% keluhan Anda, beli pulsa bonus ratusan juta rupiah, dst “.
8.Alat Bantu
Pergunakanlah alat bantu agar promosi yang dilakukan bisa optimal dilakukan. Jika perusahaan tidak memberikan alat bantu yang dibutuhkan maka kita harus kreatif untuk membuatnya sendiri. Alat promosi standar antara lain : Kartu nama bisnis, brosur, daftar harga, penjelasan sederhana tentang marketing plan, katalog produk, baik dalam bentuk cetak maupun digital ( VCD ).
Biasanya brosur, daftar harga, penjelasan sederhana marketing plan sudah disediakan oleh perusahaan, tinggal sisanya yang harus dibuat sendiri, seperti kartu nama bisnis atau brosur lainnya yang memang dibutuhkan jika dirasa brosur dari perusahaan belum dianggap cukup membantu.
9.Tempat strategis
Amatilah sekitar kita, adakah tempat strategis yang bisa didatangi untuk melakukan promosi produk ? Bagi kita yang bergerak di penjualan pulsa secara pemasaran jaringan tampaknya tempat strategis yang dibutuhkan tidak ada sebab saat ini HP sudah beredar sangat luas di tangan masyarakat, harga Hp sudah terjangkau dengan harga pulsanya yang sudah mengalami penurunan, maka peluang untuk menjual pulsa semakin terbuka. Tetapi bagi Anda yang bergerak bukan dipemasaran pulsa maka mencari tempat yang strategis menjadi penting untuk dilakukan, cocokkan tempat yang akan dikunjungi dengan produk yang dijual, jika menjual alat pembersih, coba kunjungi rumah ibadah, sekolah atau rumah-rumah tetangga, biasanya tempat-tempat seperti itu selalu membutuhkan alat pembersih.
10.Hari istimewa
Biasanya di hari-hari istimewa, orang menjadi lebih terbuka untuk menerima kunjungan dari orang lain. Misalnya pada hari libur seprti hari minggu, kedatangan kita akan lebih diterima daripada saat hari kerja. Pada hari libur biasanya orang-orang menghabiskan waktunya di rumah untuk bersantai, melepas lelah setelah selama satu pekan bekerja, maka di saat seperti itu kita datang, biasanya mereka lebih siap untuk melakukan diskusi dengan kita tentang produk yang dijual daripada di hari-hari efektif kerja di mana kebenyakan orang dipusingkan oleh tugas-tugas kantor.
Carilah hari istimewa lainnya, hari di mana saat kita datang mereka menerima dengan lapang dada, saya pikir hari-hari seperti itu bisa ditemukan, asal kita mau melakukan survey kecil-kecilan.
bersambung