Sehari setelah Raja Faruq menghadap ustadz Hudaibi, datang utusan istana ke kantor pusat Ikhwan Al Muslimin membawa photo raja dalam suatu bingkai yang megah dihadiahkan kepada yang mulia ustadz Hasan Ismail Al Hudaibi Mursyid’aam IM, dengan dibubuhi tanda tangan raja.
Utusan itu mengusulkan agar photo itu dipasang di Maktab Irsyad. Ikhwan pun kagum akan kemegahan photo tersebut, tetapi ustadz Hudaibi meminta agar mereka memberikan kebebasan untuk memilih tempat menggantungkan photo itu.
Setelah beberapa hari, photo itu belum juga dipasang di kantor pusat, lalu ustadz Hudaibi ditanya , ” Mana photonya ? “, maka al ustadz menjawab , ” saya bawa ke rumahku .”
Sebagian ikhwan mengunjungi rumahnya untuk melihatnya tetapi mereka tidak melihatnya, secara kebetulan, salah seorang ikhwan masuk ke kamar kecil al ustdaz, ia melihat photo sang raja dengan segala kemegahannya itu teronggok begitu saja di lantai.
sumber :100 pelajaran dari para pemimpin Ikhwanul Muslimin