Jadi teringat dengan almarhum kakek yang di masa hidupnya menderita banyak penyakit. Satu di antara penyakit yang bersarang dalam tubuhnya adalah prostat alias susah untuk buang air kecil alias pipis. Sungguh merupakan penderitaan yang amat menyakitkan tatkala anugerah bisa pipis dengan lancar telah dicabut oleh Yang Maha Kuasa, alm.kakek harus menahan rasa sakit yang luar biasa karena tak mampu pipis dengan leluasa, ibarat hasrat ingin pipis sudah begitu besar namun air yang bisa keluar hanya tetes demi tetes saja, tersiksa sekali bukan ? Semoga penderitaan yang dialami beliau menjadi tambahan amal kebaikan baginya kini, saat waktu kembali kepada-Nya telah tiba, Amin.
Lalu bagaimana dengan kita ? Beberapa kali saya saksikan beberapa orang yang diberi kemudahan untuk pipis namun tidak bisa mensyukurinya. Apa bukti tidak mensyukuri ? Mereka melakukan adegan pipis di sembarang tempat setelah itu tidak dibersihkan, main pergi saja, sehingga orang-orang yang berada di tempat itu harus tersiksa mencium bau pesing yang baunya ‘gak ketulungan, apalagi kalau sudah makan jengkol and the petey, hiyy bisa nempel tuh bau dihidung kita.
Padahal dalam sebuah keterangan rosululloh SAW pernah mengatakan barang siapa yang pipis tidak dibersihkan maka ia akan mendapat siksa di alam kubur, hiyy apa ‘gak takut tuh orang sama ancaman hadits ini ? Sekarang boleh ketawa karena lega bisa mengeluarkan hasrat alam berupa pipis, tapi kelak disiksa, bakal nangis ‘gak berhenti-henti lho.
Bukan apa-apa, saya bukannya mau usil sama urusan orang lain, apalagi urusan pipis yang biasanya dianggap hina dengan sebelah mata, pipis aza kok diurusin. Tapi saya tidak dapat membohongi hati kecil saya, bahwa anugerah pipis dengan lancar yang masih bisa dirasakan hingga detik ini adalah suatu karunia yang harus disyukuri dengan syukur yang sebenar-benarnya, nah diantara bukti syukur itu adalah tidak pipis sembarangan dan setelah itu ya dibersihkan, biar semua senang dan ‘gak dapat dosa dari Alloh.
Apa mau dapat laknat dari Alloh berupa berbagai penyakit yang berkaitan dengan saluran kandung kemih ? Mudah saja toh bagi Dia untuk membuat penyakit prostat menimpa diri saya, Anda atau siapa saja. Malah terkadang juga saya dengar ada yang mendoakan jelek bagi orang-orang yang demen pipis sembarangan, seorang ibu pernah berdoa seperti ini, semoga kena penyakit burut, semoga kena penyakit susah kencing, dll ketika sang ibu lewat sebuah tempat yang baunya kayak demit, bayangkan jika doa itu dikabul sama Alloh, dan orang yang pernah pipis di tempat itu kena batunya, amit-amit deh !
Jangan sampai penyesalan itu datang ketika saya atau Anda terkapar tak berdaya di rumah sakit karena penyakit ‘gak bisa pipis, kemana-mana harus pake selang, bahkan pispot sudah tersedia di samping Anda, rasanya semua itu bagai mimpi buruk yang siapapun saya yakin tidak mau menerimanya. Lalu jika tidak mau menderita seperti itu, mengapa mengundang murka Alloh dengan menyengaja pipis sembarangan ? Apa memang sengaja nantangin Alloh ? Wah bisa ludes sampeyan nantinya.
Tulisan ini tidak akan pernah menyinggung orang-orang yang mencintai kebersihan, mencintai lingkungan yang indah dengan wewangian bunga yang semerbak, tapi jika ada yang tersinggung, mudah-mudahan bukan karena senang pipis sembarangan, tapi mungkin karena tulisan saya yang jelek atau ‘gak bermutu, ya it’s oke setiap orang berhak memberi pendapatnya, termasuk mengenai tulisan saya ini.
Mari lestarikan lingkungan kita dengan pipis pada tempatnya dan bersihkan dengan sebersih-bersihnya agar hidup menjadi sehat, karena sehat mudah-mudahan kita ‘gak terkena penyakit yang berkaitan dengan pembuangan, baik itu pembuangan yang besar ( BAB ) ataupun yang kecil ( pipis tea ).